CILEGON - Suasana duka menyelimuti kediaman almarhumah Ibu Ruihah di Link. Kramat Jati RT 05 RW 02, Kelurahan Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Minggu malam (07/06/2026).
Komandan Kodim 0623/Cilegon Letkol Inf Imam Buchori, S.H., M.IP bersama Wakapolres Cilegon Kompol M. Ridzky Salatun, S.I.K., S.H. hadir langsung melayat ke rumah duka. Kehadiran dua pimpinan TNI-Polri wilayah Cilegon itu menjadi bentuk empati dan kepedulian terhadap keluarga korban musibah kebakaran yang merenggut nyawa Ibu Ruihah.
Ibu Ruihah meninggal dunia akibat luka bakar serius setelah insiden kebocoran gas elpiji saat merebus kaki sapi.
Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga Melalui Kapolsek Ciwandan Polres Cilegon Polda Banten Mengatakan Bahwa peristiwa nahas itu terjadi ketika korban sedang memasak. Regulator tabung gas mengalami kebocoran, sehingga gas elpiji keluar. Tanpa disadari, saat Ibu Ruihah menyalakan kompor gas, terjadi semburan api yang langsung menyambar tubuhnya. Dalam kejadian tersebut, 3 orang lainnya juga mengalami luka bakar.
Kegiatan takziah yang dimulai pukul 20.00 WIB itu juga dihadiri Aipda Mere Erlansyah selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Warnasari. Selain menyampaikan belasungkawa, rombongan TNI-Polri memanfaatkan momen tersebut untuk bersilaturahmi dan mendekatkan diri dengan masyarakat.
Kehadiran Dandim dan Waka Polres Cilegon merupakan wujud nyata dari program “Quick Wins Presisi” Polri serta “Commander Wish Kapolda Banten”. Sejalan dengan itu, Kapolres Cilegon juga mengimplementasikan program “Trending Kapolres Cilegon” yang menekankan pentingnya Polri hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat ada gangguan kamtibmas, tetapi juga dalam suka maupun duka.
Almarhumah Ibu Ruihah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan tetangga. Warga Kramat Jati mendoakan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Semoga musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih berhati-hati saat menggunakan kompor dan tabung gas di rumah.

